Tunjangan Uang Makan Relawan Medis dan non-Medis RSKI Belum ‘Turun’ Sejak Awal Tahun 2022

relawan medis dan non-medis yang ada di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau diketahui belum menerima tunjangan uang makan. (Foto/istimewa)

Medianesia.id, Batam – Sejak awal tahun 2022, relawan medis dan non-medis yang ada di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau diketahui belum menerima tunjangan uang makan.

Terakhir kali, tunjangan uang makan masih diterima pada Desember 2021 silam.

Hal ini pun menjadi keluhan, dan diungkapkan tenaga medis ke awak media pada Senin (12/9/2022).

Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kolonel CKM Robert Simanjuntak sebagaimana dilansir Batamnews, mengakui hal tersebut.

“Iya memang belum diberikan,” ujar Robert.

Hingga kini, Robert mengaku masih menunggu petunjuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai tunjangan uang makan.

“Masih berproses di BNPB,” katanya.

Sebelumnya, perwakilan relawan RSKI Galang, dr Alhamzah pada Sabtu (10/9/2022) menyebutkan nominal tunjangan uang makan yang biasa diterima mereka mencapai Rp 2,5-3 juta per bulan. Adapun tunjangan uang makan ini biasanya diberikan oleh BNPB.

“Selain itu juga ada gaji pokok dari insentif Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, itu masih kami terima,” ujarnya.

Beberapa upaya telah dilakukan, seperti dengan mengadakan rapat internal di RSKI Galang bersama para pejabat teras BNPB, pihak Mabes TNI dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada bulan Juli lalu.

“Namun hasil dari rapat tersebut masih belum membuahkan hasil yang diinginkan,” katanya.

Hal itu dikarenakan, dalam rapat internal para pejabat teras tersebut menyampaikan tunjangan uang makan sedang diupayakan.

Tidak ada pernyataan yang menyebutkan bahwa tunjangan uang makan ditiadakan.

Setelah itu, pihaknya menunggu kejelasan. Hingga akhir bulan Agustus lalu, mereka menghubungi kembali para pejabat teras tersebut melalui pesan singkat.

“Namun tidak ada jawaban dari pejabat yang kami hubungi tersebut,” kata dia.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berkirim surat kepada Sekretariat Negara untuk menyampaikan bahwa tunjangan uang makan mereka yang tak kunjung cair.

“Kami ingin publik tahu apa yang terjadi di RSKI ini, kami berharap hak-hak kami dipenuhi,” katanya. (bns)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *