Medianesia.id, Batam – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengakui kelemahan timnya di lini pertahanan menjadi penyebab kekalahan 0-1 dari ASEAN All-Stars dalam laga ekshibisi yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Rabu (28/5/2025).
Amorim menyebut kekalahan ini tidak lepas dari kombinasi kurangnya waktu persiapan, eksperimen pemain muda, serta minimnya adaptasi para pemain terhadap kondisi pertandingan.
Pada laga tersebut, United menurunkan kombinasi pemain muda dan berpengalaman. Tiga nama muda, Jack Moorhouse, Reece Munro, dan Ayden Heaven diturunkan sejak awal bersama nama-nama senior seperti Harry Maguire dan Andre Onana.
Baca juga: Simone Inzaghi Dapat Tawaran Fantastis, Akankah Tinggalkan Inter Milan
“Tujuan kami adalah menyeimbangkan pemain muda dan pemain berpengalaman. Tapi memang tidak mudah, terutama dengan persiapan yang sangat minim,” ujar Amorim, dikutip dari The Thao247.
Meski mendominasi penguasaan bola di babak pertama, United kesulitan menembus pertahanan ASEAN All-Stars.
Sebaliknya, beberapa peluang justru tercipta dari tim tuan rumah yang mengancam gawang Onana.
Baca juga: Luis Suarez dan Messi Dirikan Klub Sepak Bola, Pelatihnya Eks Bintang Inter Milan
Situasi berubah di babak kedua. Amorim memasukkan sejumlah pemain inti seperti Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes, berharap permainan menjadi lebih agresif.
Namun, bukannya mencetak gol, Setan Merah justru kebobolan di menit ke-71 lewat aksi Maung Maung Lwin.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di pertandingan dan memastikan kekalahan MU.
“Kami memang mencoba menurunkan tim yang lebih kuat di babak kedua, tetapi kami tidak bermain dengan kekuatan penuh. Adaptasi menjadi tantangan besar karena para pemain hanya punya waktu satu hari untuk menyesuaikan diri,” jelas Amorim.
Baca juga: Baru 17 Tahun, Gaji Lamine Yamal di Barcelona Capai Rp2 Miliar Sehari
Meski kecewa dengan hasil pertandingan, Amorim tetap bersyukur tidak ada pemain yang mengalami cedera.
Namun, ia tak menampik bahwa performa tim, khususnya lini belakang, menjadi sorotan.
“Kami seharusnya bisa bermain lebih baik. Seluruh tim tampil lambat, dan kami tidak menunjukkan kekuatan kami yang sesungguhnya. Saya merasa bertanggung jawab atas kekalahan ini, terutama karena kelemahan kami terlihat jelas di lini pertahanan,” tegas Amorim.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Amorim dalam menyiapkan tim jelang musim kompetisi yang akan datang.
Ia menekankan perlunya waktu adaptasi yang lebih baik serta soliditas pertahanan Manchester United yang perlu segera dibenahi.(*)
Editor: Brp





