Imas ditemukan tergantung dengan tali body harness berwarna kuning di kusen pintu kamar dalam keadaan tidak bernyawa.
Meskipun terdapat dugaan bunuh diri, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan motif dan penyebab pasti kematian Imas.
Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP) sedang dikumpulkan.
Kapolsek Batuampar, Kompol Dwihatmoko Wiroseno, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil visum et repertum dari dokter forensik untuk memastikan penyebab kematian.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan penyebab pasti kematian korban,” ujar Kompol Dwihatmoko, Kamis (11/4/2024).(*/Brp)
Editor: Brp





