Medianesia.id, Tanjungpinang – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau menggelar operasi pasar untuk bahan pangan di Foodcourt Bintan Center terhitung 20 dan 21 Agustus 2022.
Dalam Operasi Pasar ini, Pemerintah Provinsi Kepri dan Bank Indonesia memfasilitasi produsen bahan pangan lokal, Bulog dan BUMD Pembangunan Kepri untuk menjual bahan pangan dengan harga yang lebih murah.
Selain untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian harga pangan yang dalam beberapa waktu terakhir ini meningkat.
“Operasi Pasar ini merupakan salah satu bagian peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan (Gernas PIP), yang akan dilakukan oleh Pemerintah daerah se-Kepri dan Bank Indonesia Kepri pada tanggal 22 Agustus 2022 mendatang,” jelas Kepala Tim Implementasi KEKDA, Miftachul Chori dalam keterangan resminya, Sabtu (20/8/2022).
Sebelumnya, beberapa daerah di Indonesia telah melakukan kick off Gernas PIP yang dimulai oleh Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat pada 10 Agustus lalu.
Gernas PIP merupakan komitmen Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia untuk melakukan langkah nyata dalam merespon peningkatan inflasi pangan yang terjadi di tahun 2022.
“Ada tiga fokus upaya yang akan dilakukan ke depan secara masif. Yakni peningkatan produksi pangan, perluasan kerjasama antar daerah, dan operasi pasar untuk komoditas pangan,” terangnya lagi.

Adapun komoditas pangan utama yang dijual dengan harga murah antara lain aneka cabai, bawang merah, bawang putih, beras, telur ayam, gula pasir, beras dan minyak goreng.
Selain itu, penjual mitra Operasi Pasar juga menjual daging ayam segar, daging kerbau beku, bawang bombay, tomat, wortel, kentang dan beberapa bahan pangan lainnya.
Sebagaimana diketahui, Inflasi di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juli 2022 tercatat sebesar 6,09% year on year (yoy), lebih tinggi dari target sasaran inflasi nasional (2% – 4% yoy).
Inflasi tersebut terutama didorong oleh kelompok komoditas bahan pangan (volatile food) yang mencapai 12,59% (yoy). Oleh karena itu, TPID Kepri melakukan operasi pasar dimana bahan pangan yang dijual diperoleh dari produsen dan distributor utama.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong efisiensi rantai distribusi sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.
TPID Provinsi Kepri juga terus mendorong peningkatan produksi bahan pangan khususnya cabai merah. Selain mendorong produksi kelompok tani di setiap kabupaten dan kota, sinergi TPID dalam waktu dekat juga akan melakukan gerakan tanam cabai merah di pekarangan rumah berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani dan Tim Penggerak PKK.
Program tersebut dilakukan dengan pemberian bibit dan pelatihan teknik budidaya yang telah teruji. Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan bahan pangan yang berkesinambungan di Provinsi Kepulauan Riau dan mengurangi ketergantungan dengan daerah lainnya. (ilm)





