Tekan Stunting Lewat Lomba Balita Sehat di Kabupaten Bintan

tekan stunting
Ketua TP-PKK Bintan, Hafizha Ramadhani, menutuo lomba Balita Sehat 2025 sebagai upaya menekan angka stunting. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Medianesia.id, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan berupaya menekan angka stunting melalui kegiatan positif. Salah satu langkahnya adalah penyelenggaraan Lomba Balita Sehat Tingkat Kabupaten Bintan Tahun 2025, yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan di Hotel Agro Beach Resort, Kabupaten Bintan, selama dua hari pada 30-31 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 28 balita mewakili 14 Posyandu se-Kabupaten Bintan, dengan tema “Balita Sehat, Generasi Hebat”. Lomba tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Bintan dalam membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan dan gizi anak sejak usia dini.

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Ramadhani, mengatakan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang prestasi, tetapi bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Bintan.

“Melalui kegiatan ini, kita menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya gizi, kesehatan, dan pola asuh yang tepat sejak dini,” ujar Hafizha saat menutup kegiatan, Jumat, 31 Oktober 2025.

Baca juga: Bupati Roby Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja dan Jaga Iklim Investasi

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membentuk generasi unggul yang sehat jasmani dan rohani.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mari bersama wujudkan keluarga sehat, balita hebat, dan Indonesia kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Retno Riswati, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan tumbuh-kembang anak serta mencegah stunting.

“Lomba Balita Sehat menjadi sarana edukasi bagi orang tua untuk memahami pentingnya gizi seimbang dan perawatan anak sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi kesehatan dan tumbuh-kembang balita berdasarkan standar WHO,” ungkap Retno.

Baca juga: Ayah Tiri di Batu Ampar Cabuli Anak Sambung

Lomba dibagi dalam dua kategori usia: kategori 6-23 bulan (15 peserta) dan kategori 24-59 bulan (13 peserta). Para pemenang memperoleh piala dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi dari Pemkab Bintan.

Berdasarkan hasil keputusan Dewan Juri, kategori usia 6-23 bulan, juara pertama diraih oleh Nayla Adzkia dari Kelurahan Kawal, juara kedua Syarif Zayn Al Faqih dari Teluk Bintan, dan juara ketiga Biyanda Fauzan Hasbi dari Desa Sri Bintan. Sementara itu, Elzar Athariz dari Tanjung Uban meraih Harapan I, dan Khaira Hanifa Hafsena dari Sei Lekop meraih Harapan II.

Sedangkan untuk kategori usia 2-5 tahun, juara pertama diraih oleh Jovan Abdi Elfano Silalahi dari Teluk Sasah, juara kedua Ghibran Mufazzal Al Khalid dari Tanjung Uban, dan juara ketiga Queensha Apriliona Riensi dari Teluk Sebong. Adapun Raffasya Alfariq dari Kelong berhasil meraih Harapan I, serta Nur Alula Mahreen dari Kawal menempati posisi Harapan II.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Pemkab Bintan berharap bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan anak semakin meningkat dan secara langsung berkontribusi dalam menekan angka stunting di wilayahnya.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait