Syarat Penumpang yang bisa Duduk di Dekat Pintu Darurat Pesawat

Ilustrasi Foto Kursi Pesawat (Foto: instagram.com/ap_airports)

Medianesia.id, Jakarta – Belum lama ini, khalayak di hebohkan dengan berita ada penumpang anak-anak yang membuka cover ruas pintu darurat milik maskapai Citilink.

Benar adanya, bahwa pintu darurat pesawat memang memiliki jarak kursi yang lebih luas ketimbang dengan kursi penumpang lainnya. Jelas ada alas an di balik itu semua. Namun, penumpang yang boleh duduk di dekat pintu darurat tersebut pun juga tak boleh sembarang orang.

Penumpang yang duduk di dekat pintu darurat pun juga tidak boleh sembarangan membuka pintu darurat. Walaupun sebenarnya pintu darurat ini tidak bisa dibuka saat pesawat mengudara, mengingat kondisinya juga telah dikunci oleh pilot, tapi tetap tidak boleh sembarangan menyentuh tuasnya.


Ada beberapa persyaratan khusus untuk penumpang yang bisa duduk di dekat pintu darurat. Pertanyaan ini dijawab dalam diskusi bersama Citilink dan Alvi Talk di live Instagram, Kamis (30/9/2021).


“Tentunya yang duduk di dekat Emergency Exit bukan anak-anak, ataupun penumpang disabilitas. Secara garis besar, harus orang-orang yang sehat, dan bisa membantu awak kabin nantinya untuk evakuasi jika ada kondisi darurat. Mereka nanti juga akan dibriefing dan diberikan arahan jika terjadi kondisi harus mengevakuasi penumpang,” jelas Captain Teguh Kristiono, Vice President Safety, Security & Quality Citilink Indonesia.

Disamping itu, Rebecca Dora Maros, mantan awak kabin senior juga menjelaskan kriteria dan persyaratan penumpang yang bisa duduk di bangku yang dekat dengan pintu darurat.

“Persyaratan untuk duduk di emergency exit itu sangat banyak. Ada ketentuan umurnya yang harus dipenuhi, usia minimalnya adalah 15tahun. Seperti yang dibilang tadi ibu yang sedang hamil tidak diperkenankan duduk disitu, orang yang menderita obesitas juga tidak bisa, elderly tidak bisa, suami istri dengan anak atau yang berangkat bertiga itu juga tidak bisa,”


“Kenapa yang suami istri dan anak tidak bisa duduk di bangku itu karena pemikirannya pada saat darurat, nanti begitu dia evakuasi dia akan pasti menyelamatkan keluarganya. Penumpang infant juga tidak bisa, penumpang disabel. Serta ada juga yang harus dibaca oleh orang-orang yang duduk di bangku darurat namanya Yellowcard. Ini adalah panduan jika nanti ada kondisi darurat yang memaksa evakuasi,” kata Dora.

Jadi, sudah mengerti kan persyaratan untuk duduk di dekat pintu darurat pesawat?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *