Medianesia.id, Karimun – Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan buku Pass Kecil kepada nelayan.
Penyerahan tersebut dilakukan di Kompleks Perumahan KSOP Kelas I Karimun dan turut disaksikan perwakilan pemerintah daerah, FKPD, instansi terkait dan sejumlah perusahaan pelayaran.
KSOP Kelas I Karimun menyerahkan dokumen Pass Kecil bagi nelayan pemilik kapal berukuran di bawah 7 Gross Tonage (GT).
Kepala KSOP Karimun, Jon Kenedi mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan dokumen Pass Kecil bagi nelayan dibawah 7 GT sejak tahun 2021 dengan total jumlah mencapai 1.024 pemilik kapal.
Jon kenedi menjelaskan, bahwa Pass Kecil merupakan surat legalitas dokumen status hukum kapal bagi yang menggunakan kapal kecil atau di bawah 7GT.
Ia juga menyebut buku Pass Kecil bisa digunakan untuk salah satu syarat melakukan peminjaman dana di bank dan mendapatkan program subsidi dari pemerintah baik pusat maupun daerah.
“Selain terkait status hukum dan kepemilikan kapal, Pass Kecil juga bermanfaat sebagai persyaratan untuk peminjaman dana di bank dan syarat mendapatkan program subsidi dari pemerintah baik pusat maupun daerah,” jelasnya.
Meski sudah mencapai ribuan, Jon meyakini masih ada nelayan di wilayah kerja KSOP Karimun yang belum menerima dokumen pas kecil.
“Prediksi kami masih ada nelayan yang belum dapat, kami akan rangkul para nelayan dengan jemput bola atau datang ke mereka langsung untuk membuat pas kecil ini,” katanya.
Tidak hanya pas kecil, KSOP Karimun juga menyerahkan bantuan berupa life jacket sebanyak 1.500 unit, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan.
Kemudian, Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Rekomendasi BBM subsidi dari Dinas Perhubungan dan BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan di wilayah kerja KSOP Karimun.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi KSOP Karimun dengan pemerintah daerah, pelaku usaha maritim, perbankan dan instansi terkait.
“Tahun ini, kita berkolaborasi dengan perusahaan dan instansi terkait untuk memberikan bantuan tersebut kepada nelayan. Jadi, ini semua rangkaian upaya kita agar perekonomian nelayan yang terimbas Covid-19 bisa bangkit kembali,” tandas Jon. (cr7)





