Stok Aman, DPRD Kepri Dorong Distributor Serap Beras Premium Bulog

beras premium
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin. Foto: Humas DPRD Kepri

Medianesia.id, Tanjungpinang – DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan bahwa stok beras premium di Batam dalam kondisi aman. Namun, belum terserapnya pasokan Bulog oleh distributor dinilai berpotensi mengganggu distribusi di pasaran.

Sehingga DPRD Kepri mendorong percepatan penyerapan, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Komisi II DPRD Kepri juga telah mengecek kondisi beras premium di Gudang Bulog.

Pengecekan itu dilakukan menyusul adanya laporan warga terkait kelangkaan beras premium di pasaran belakangan ini.

Baca juga: PDAM Tirta Kepri Naikkan Tarif Air Mulai Februari 2026, Rumah Mewah Bayar Lebih Mahal

“Stok beras premium sekitar 24 ton. Selain itu, tersedia cadangan sekitar 4.000 ton di Sulawesi yang siap dikirim,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, Jumat, 23 Januari 2026.

Wahyu menyampaikan, sejauh ini belum ada distributor yang melakukan pemesanan beras premium Bulog.

Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat distribusi di pasaran, meskipun waktu pengiriman dari Sulawesi ke Batam hanya memerlukan dua hingga tiga minggu.

Baca juga: BTN Gelar Anugerah Jurnalistik dan Foto 2025, Siapkan Hadiah Rp176 Juta

Menurutnya, ketersediaan beras premium ini sangat penting, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 agar stabilitas harga tetap terjaga sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“Jadi kita dorong distributor memanfaatkan pasokan beras premium Bulog,” tambahnya.

Baca juga: Xiaomi Resmi Rilis Redmi Note 15 Series, Ini Spesifikasi dan Harganya di Indonesia

Diketahui, Bulog Kantor Cabang telah memastikan stok beras medium di Batam dan Karimun aman untuk empat bulan ke depan, atau hingga Idul Fitri 2026.

Bulog pun telah menyiapkan pasokan beras premium dari Makassar sebanyak 1.000 hingga 2.000 ton pada tahap awal. Kemudian harga beras premium dari Bulog ke distributor sekitar Rp14.500 per kilogram, dan dijual ke konsumen sekitar Rp15.400.(Mhd)

Editor: Brp

Pos terkait