Medianesia.id, Bintan – Sisa Anggaran Lebih Belanja (Silpa) APBD Bintan Tahun Anggaran (TA) 2023 sebesar Rp 145,81 miliar. Total silpa ini berasal dari 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 7 kecamatan yang capaian target dan realisasi serapan anggarannya di bawah 90 persen.
“DPRD meminta OPD tersebut agar lebih cermat dalam menyusun program kegiatan agar terlaksana dengan maksimal sehingga tidak terjadi silpa,” jelas Sekretaris Pansus LKPj DPRD Bintan, Mirwan, kemarin.
Salah satu penyebab terbesar silpa adalah program penyediaan gaji dan tunjangan ASN. Hal ini karena masih terdapat jabatan yang kosong dan pegawai yang pensiun, sehingga terjadi sisa pembayaran gaji dan tunjangan.
“DPRD menilai OPD kurang cermat dalam menyusun program kegiatan sehingga masih terjadi silpa,” katanya.
Lebih lanjut ia memaparkan, Bupati Bintan sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dengan capaian segudang prestasi. Namun, masih beberapa OPD tidak mampu untuk memahami serta mengimplementasikan apa yang menjadi visi misi kepala daerah.
“Sehingga output dari pelaksanaan kegiatan jauh dari harapan,” sebutnya.





