Medianesia.id, Tanjungpinang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau mencatat penambahan 67.218 pemilih baru berdasarkan hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) semester pertama tahun 2025.
Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, menyampaikan jumlah total daftar pemilih dalam PDPB per semester pertama 2025 mencapai 1.610.308 jiwa.
Angka ini meningkat dibanding jumlah pemilih pada Pemilu Serentak 2024 yang tercatat sebanyak 1.559.727 orang.
“Data ini kami peroleh dari hasil sinkronisasi dengan data pemilih Pemilu 2024 serta data kependudukan dari Disdukcapil Kepri yang bersumber dari Kemendagri,” ujar Indrawan, Jumat, 4 Juli 2025.
Menurut Indrawan, sebagian besar pemilih baru yang tercatat merupakan pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun hingga akhir Juni 2025. Ia pun mengimbau mereka segera melakukan perekaman e-KTP di kantor Disdukcapil terdekat agar bisa dimasukkan secara resmi dalam daftar pemilih tetap (DPT) ke depan.
Selain penambahan, KPU Kepri juga mencatat penghapusan 16.637 pemilih dari daftar karena tidak memenuhi syarat, seperti meninggal dunia atau berpindah domisili ke luar daerah, baik antar kecamatan, kabupaten, maupun provinsi.
“Selain itu, kami juga melakukan perbaikan data terhadap 21.682 pemilih yang pindah domisili, misalnya dari Tanjungpinang ke Bintan,” tambahnya.
Indrawan menjelaskan, kegiatan rekapitulasi PDPB di tingkat provinsi dilakukan dua kali setahun atau setiap semester. Sementara itu, KPU kabupaten/kota melakukannya empat kali setahun atau setiap triwulan.
Ia menegaskan, PDPB merupakan bagian dari langkah awal KPU dalam menyiapkan data pemilih yang lebih akurat dan mutakhir sebagai persiapan menuju tahapan Pemilu 2029.
“Dengan pemutakhiran yang terus-menerus, kami berharap data pemilih yang dimiliki penyelenggara Pemilu benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Indrawan. (Ism)
Editor: Brp





