Sekolah Sepi Murid, Empat SMP Negeri Tanjungpinang Bakal Digabung

Sekolah Sepi Murid, Empat SMP Negeri Tanjungpinang Bakal Digabung
Pemerintah Kota Tanjungpinang berencana menggabungkan empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri menjadi dua sekolah. Rencana ini akan melibatkan SMP Negeri 1 dengan SMP Negeri 3, serta SMP Negeri 5 dengan SMP Negeri 15.

Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang berencana menggabungkan empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri menjadi dua sekolah. Rencana ini akan melibatkan SMP Negeri 1 dengan SMP Negeri 3, serta SMP Negeri 5 dengan SMP Negeri 15.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyebut salah satu alasan utama penggabungan ini adalah karena penyebaran siswa yang tidak merata, serta rendahnya jumlah peserta didik baru di beberapa sekolah.

“Contohnya di SMP Negeri 15, yang tahun ini hanya menerima 13 murid baru. Ini tentu tidak efisien dari sisi operasional maupun sumber daya pendidik. Maka dari itu, SMP 15 akan digabung dengan SMP Negeri 5,” ujar Lis, Jumat kemarin.

Penggabungan sekolah ini, lanjut Lis, bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta pemerataan distribusi guru dan tenaga pendidikan. Situasi serupa juga terjadi di SMP Negeri 3 yang akan digabungkan dengan SMP Negeri 1.

Wali kota menekankan, penggabungan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi yang komprehensif agar tetap mengacu pada standar pelayanan pendidikan yang optimal.

“Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan untuk menyusun kajian kelayakan dan segera merealisasikan proses merger. Semua aspek harus dipertimbangkan sebelum keputusan final ditetapkan,” tegasnya.

Lis juga menyinggung sistem zonasi penerimaan siswa baru yang sering menimbulkan kendala bagi warga di Kecamatan Tanjungpinang Timur. Sebab, sebagian besar sekolah lanjutan saat ini masih terkonsentrasi di Kecamatan Tanjungpinang Barat.

“Pemerintah perlu segera membangun SMP baru di wilayah Dompak dan Tanjungpinang Timur agar akses pendidikan lebih merata,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, menyatakan pihaknya tengah menyusun analisa kelayakan penggabungan empat SMP negeri tersebut.

Kajian dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas pengelolaan sekolah serta regulasi yang berlaku.

“Langkah merger ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Tujuannya tentu untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas bagi peserta didik,” pungkas Teguh.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait