Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Resmi Beroperasi

Sekolah Rakyat Tanjungpinang Beroperasi
Asrama siswa putra di Sekolah Rakyat (SR) Tanjungpinang. Foto: Ismail

Medianesia.id, Tanjungpinang – Sekolah Rakyat (SR) resmi beroperasi di Tanjungpinang. Peresmian dilakukan oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, bersama Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, serta jajaran stakeholder, Selasa, 30 September 2025.

Kehadiran SR menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat pra sejahtera yang ingin menamatkan jenjang SD, SMP, maupun SMA.

Kepala Sekolah Rakyat Tanjungpinang, Reni Putri Rahmadani, menjelaskan SR mengadopsi kurikulum nasional merdeka dengan sistem multi entry–multi exit.

Baca juga: Orang Tua Calon Siswa Sambut Hadirnya Sekolah Rakyat di Tanjungpinang

Melalui sistem ini, siswa dapat menyesuaikan jalur pendidikan sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu teman sebayanya.

“Di Sekolah Rakyat, siswa bisa menamatkan SMP atau SMA hanya dalam waktu 1 hingga 2 tahun. Jadi lebih cepat, tidak harus mengikuti tempo belajar seperti di sekolah umum,” ujar Reni.

Ia menambahkan, lulusan SR dipersiapkan untuk bisa langsung masuk dunia kerja.

“Setelah tamat, siswa akan mendapat pembinaan sesuai minat dan bakat yang bisa membuka jalan ke dunia kerja,” tambahnya.

Baca juga: 100 Anak Mulai Sekolah Rakyat Tanjungpinang Akhir September

Saat ini, SR Tanjungpinang memiliki 19 tenaga pengajar, terdiri dari enam guru asal Kepri (Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga) serta 13 guru dari luar daerah. Seluruhnya berstatus PPPK.

Meski demikian, SR masih kekurangan guru untuk mata pelajaran agama, bahasa Inggris, dan seni budaya. Reni menyebut, kegiatan belajar penuh akan di mulai pada Januari 2026 mendatang setelah masa persiapan yang kini sudah berjalan tiga bulan.

“Jumlah siswa yang sudah terdaftar sebanyak 100 orang, dengan rincian 50 siswa SD, 25 SMP, dan 25 SMA,” pungkasnya.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait