Sebelum Lompat dari Jembatan Barelang, Rahul Sempat Curhat soal Penyakit Asam Lambung Kronis

Sebelum Lompat dari Jembatan Barelang, Rahul Sempat Curhat soal Penyakit Asam Lambung Kronis
Rivaldo Rahul Septiawan mengunggah foto beserta caption yang berisi curhatannya sebelum lompat dari Jembatan Barelang. Foto: Instagram/@_rhlsptwn.

Medianesia.id, Batam – Rivaldo Rahul Septiawan (23), pemuda yang nekat melompat dari Jembatan 1 Barelang sempat membagikan curahan hatinya sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Dalam unggahannya, Rahul meminta maaf atas sikap dan perkataan yang mungkin pernah menyakiti orang lain.

Rahul mengungkapkan bahwa ia menderita penyakit asam lambung kronis yang hanya bisa disembuhkan melalui operasi.

Kondisi ini membuatnya merasa terpuruk dan tidak berani bercerita kepada siapa pun.

Ia mengatakan, saat seperti ini, yang ia butuhkan hanyalah dukungan keluarga. Namun, orang tuanya telah tiada.

“Rahul cuman butuh support keluarga tapi orang tua Rahul udah gaada,” tulisnya di akun Instagram @_rhlsptwn.

Ia melanjutkan, satu-satunya yang selalu mengingatkan hal-hal baik adalah sang abang, meski Rahul mengaku belum pernah menceritakan penyakitnya.

Dalam pesannya, Rahul juga mengingatkan agar orang tidak menormalisasi kebiasaan tidak makan demi kepentingan yang tidak sehat, seperti judi online atau demi menyenangkan orang lain.

Ia menegaskan bahwa menahan cerita atau perasaan bagi laki-laki bukanlah hal yang baik, karena bisa berdampak buruk pada kesehatan mental.

Rahul mengaku bersyukur memiliki teman-teman yang baik sehingga ia merasa tidak sepenuhnya kesepian.

Namun, ia juga memohon maaf karena telah memilih jalan yang ia rasa menjadi satu-satunya pilihan, lantaran tidak sanggup lagi berpura-pura kuat di hadapan orang-orang terdekat.

“Maafin Rahul ya teman” udah ngambil jalan ini karna Rahul udah ga sanggup pura” kuat lagi di hadapan kalian semua,” tulisnya.

Jasad Rivaldo Rahul Septiawan ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 14.30 WIB, Selasa (12/8/2025), berjarak sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian di Jembatan 1 Barelang.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.(*)

Editor: Brp

Pos terkait