medianesia.id – Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Kota Batam memang menjadi destinasi wisata. Karena letaknya dekat dengan Singapura dan Malaysia.
Strategisnya posisi Kota Batam, membuat Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan sejumlah catatan untuk Kota Batam.
Menurut Gubernur Kepri, ada dua persoalan yang bisa mencoreng status Batam sebagai kota besar di Indonesia.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad turut menyoroti terkait sejumlah persoalan yang terjadi di Kota Batam.
“Kota Batam boleh dikatakan sebagai salah satu kota metropolis di Provinsi Kepri,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kamis (2/2/2023)
Ditegaskan Gubernur, persoalan yang pertama adalah mengenai pemadaman listrik. Sedangkan yang kedua terkait masalah air.
“Sebagai kota besar, dua persoalan ini seharusnya tidak terjadi di Kota Batam,” jelas Gubernur Kepri.
Masih kata Gubernur Kepri, sebagai kota besar, Kota Batam harus memiliki pelayanan terbaik untuk masyarakatnya.
Terkait kondisi pelayanan air yang membuat masyarakat kecewa, Ansar Ahmad mengimbau pengelola air bersih di Batam dalam hal ini SPAM BP Batam, agar bisa mencari solusi terbaik.
“Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan yang paling krusial untuk masyarakat. Bukan hanya di kota besar saja tentunya,” tegas Gubernur.
Ia berharap. BP Batam bisa mencari solusi, dengan melakukan langkah-langkah signifikan. Karena masalah ini, menuai keluhan dari masyarakat.
“Batam adalah etalase Provinsi Kepri, tentunya harus memberikan pelayanan yang prima dan optimal,” tutup Gubernur Kepri.*





