Sampah Menumpuk Tak Terangkut, DLHK Karimun Bantah Petugas Kebersihan “Ngambek” Gaji Belum Dibayar Pemda

Medianesia, Karimun – Persoalan sampah menumpuk tak diangkut petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) kembali mengemuka.

Itu setelah warga mengeluhkan tumpukan sampah di bak pembuangan yang tidak terangkut oleh petugas kebersihan, Senin (25/10/2021).

Pantauan di lapangan, tumpukan sampah itu terlihat di beberapa titik di wilayah Karimun.

Salah satunya di Jalan Pertambangan Sei Ayam, Kecamatan Karimun.

Saking menumpuk, sampah terlihat meluber hingga ke luar bak sampah dan hal itu dikeluhkan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Pemandangan tidak mengenakan dikarenakan sampah yang tidak terangkut juga terlihat di Jalan Bukit Tiung, Kelurahan Tanjungbalai Kecamatan Karimun.

Kabarnya tumpukan sampah di sana sudah menumpuk sejak pekan lalu.

Kemudian, di bak pembuangan sampah kawasan Bukit Carok, Kecamatan Tebing.

Bak pembuangan sampah di Jalan Raja Oesman Kelurahan Kapling dan juga bak pembuangan sampah di Kelurahan Teluk Uma.

“Sudah beberapa minggu ini menumpuk hingga di luar bak pembuangan. Biasanya setiap hari pengangkutan, ini hampir seminggu sudah seperti ini,” kata Wawan warga Kelurahan Kapling, Senin.

Ia berharap, tumpukan tersebut dapat segera terangkut oleh petugas kebersihan, karena selain merusak pemandangan juga bau busuk terbawa angin juga dirasa sangat menganggu.

“Segera diangkut, kami juga tidak mendapatkan keterangan dari DLHK terkait mengapa seperti ini,” katanya.

Kepala DLHK Pemkab Karimun Sugianto membenarkan ada keterlambatan dalam pengangkutan sampah-sampah masyarakat di sejumlah kawasan.

Sugianto mengaku hal itu disebabkan sejumlah faktor.

Pertama, Sugianto menyebut akibat kosongnya ketersediaan bahan bakar (BBM) jenis solar di Karimun.

Sehingga kendaraan pengangkutan bak sampah milik DLHK Pemkab Karimun tidak dapat dioperasionalkan.

“Memang tidak terangkut, permasalahan pertama itu terkait kosongnya solar. Informasi terakhir yang kami dapatkan itu baru masuk siang ini, sehingga sementara mobil pengangkut tidak bisa kami operasionalkan,” kata Sugianto, Senin.

Selain itu, juga disebabkan rusaknya alat berat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat.

“Alat berat di TPA Smemal rusak. Untuk membuang sampah di sana, kami harus dorong ke dalam dulu sampah yang ada, baru bisa memasukkan lagi,” katanya.

Sugianto menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan pengangkutan sampah tersebut.

Pihaknya akan melakukan upaya maksimal agar permasalahan ini segera bisa diselesaikan.

“Masyarakat mungkin terganggu karena beberapa hari ini tidak terangkut. Tetapi, kami terus mengupayakan agar ini segera tertangani, sehingga kebersihan Karimun dapat terus terjaga,” katanya.

Disinggung terkait lambatnya penanganan masalah sampah di Karimun karena adanya keterlambatan pembayaran gaji petugas kebersihan oleh Pemerintah Daerah, Sugianto sontak membantahnya.

Menurutnya, hingga saat ini petugas kebersihan masih bekerja dengan seperti biasa.

Meski begitu, Sugianto membenarkan ada keterlambatan pembayaran gaji dikarenakan APBD-P baru saja disahkan.

“Memang pembayaran gaji sedikit lambat, karena masih proses. Keterlambatan itu disebabkan APBD-P yang baru saja disahkan,” katanya.

Ia berharap, masalah gaji petugas kebersihan itu dalam minggu ini segera dapat diselesaikan.

Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati Karimun Aunur Rafiq dikatakannya juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terkait pembayaran gaji petugas kebersihan di DLHK tersebut.

“Pak Bupati dan Pak Sekda juga sudah menegaskan kepada BPKAD, agar ini dapat selesai. Semoga dalam minggu ini bisa terbayarkan,” katanya.

Ia berharap, petugas kebersihan dapat memaklumi hal tersebut.

Pihaknya berjanji akan berupaya maksimal agar masalah gaji ini bisa selesai.

“APBD-P kan tidak serta merta bisa dicairkan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Semoga ini bisa cepat,” katanya. (cr7)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *