Saat ini, market cap BREN mencapai Rp1.230,83 triliun, melampaui BBCA yang sebesar Rp1.220,42 triliun.
Kenaikan BREN didorong oleh berbagai faktor, termasuk kenaikan harga energi global dan rencana ekspansi perseroan.
Di sisi lain, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) mengalami aksi ambil untung dan turun 1,75%. Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh rencana tender wajib saham PTRO oleh anak usaha CUAN, PT Kreasi Jasa Persada (KJP).
KJP akan mengambil alih 10,56% saham PTRO dengan harga Rp3.543,23 per saham, sehingga menjadi pengendali baru perseroan.
Proses tender wajib ini akan berlangsung pada 30 April-29 Mei 2024, dengan penyelesaian pada 5 Juni 2024.
Tren penguatan saham emiten Prajogo Pangestu kemungkinan masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.





