Saham Bank Jago Ambruk 3,38 Persen Usai Eks Karyawan Bobol 112 Rekening Nasabah

Saham Bank Jago Ambruk 3,38 Persen Usai Eks Karyawan Bobol 112 Rekening Nasabah
Saham Bank Jago Ambruk 3,38 Persen Usai Eks Karyawan Bobol 112 Rekening Nasabah. Foto: Dok Bank Jago.

Medianesia.id, Batam – Saham bank digital PT Bank Jago Tbk. (ARTO) anjlok 3,38% pada hari Kamis (11/7/2024) setelah terungkapnya kasus pembobolan 112 rekening nasabah oleh mantan karyawannya.

Dilansir dari berbagai sumber, pada hari Kamis, 4 Juli 2024, Polda Metro Jaya menangkap seorang mantan karyawan Bank Jago berinisial IA atas dugaan pembobolan 112 rekening nasabah.

IA diduga melakukan pembukaan blokir secara ilegal terhadap 112 akun rekening nasabah yang telah diblokir atas permintaan Aparat Penegak Hukum (APH) karena terindikasi menerima aliran dana hasil tindak pidana.

Baca juga: Menaker Ida Fauziyah Resmikan BLK di Batam

Setelah berhasil membuka blokir, IA kemudian memindahkan dana dari 112 rekening tersebut ke rekening penampungan yang telah disiapkan sebelumnya. Total dana yang berhasil dibobol oleh IA mencapai Rp1.397.280.711.

Kasus pembobolan ini berakibat pada anjloknya harga saham. Saham ARTO ditutup turun 3,38% ke posisi 2.280 per saham pada hari Kamis (11/7/2024). Kasus ini juga memicu kekhawatiran investor terhadap keamanan dana nasabah.

Bank tersebut telah menyatakan bahwa tidak ada nasabah yang dirugikan akibat kasus pembobolan ini.

Baca juga: Arus Peti Kemas di Pelabuhan Batam Tumbuh 7 Persen di Semester Pertama 2024

Manajemen bank juga mengapresiasi tindakan kepolisian dalam menangani kasus ini dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

“Bank Jago berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan kepolisian untuk menuntaskan kasus ini dan melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan,” tulis manajemen dalam keterangan resminya.(*/Brp)

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *