Resmi Jadi ASN, 747 PPPK Pemprov Kepri Terima SK di Hari Kesaktian Pancasila

PPPK Kepri Terima SK
Senyum bahagia ratusan PPPK Tahap II Pemprov Kepri yang akan terima SK saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 1 Oktober 2025. Foto: Ismail

Medianesia.id, Tanjungpinang – Senyum semringah mewarnai wajah ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 1 Oktober 2025.

Penantian panjang para tenaga honorer akhirnya berbuah manis setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK di lingkungan Pemprov Kepri.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyerahkan SK secara simbolis sekaligus memberikan pesan pengabdian kepada ratusan ASN baru tersebut.

Baca juga: 1 Oktober, 747 PPPK Tahap II Pemprov Kepri Terima SK

“Selamat dan sukses atas pencapaian ini. Hari ini perjuangan panjang saudara berbuah manis. Namun, pengangkatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar,” ucap Nyanyang.

Adapun jumlah PPPK tahap II yang menerima SK pada momen tersebut sebanyak 747 orang. Terdiri dari, 57 orang tenaga guru, 33 tenaga kesehatan, dan 657 orang tenaga teknis.

Selain itu, bersamaan dengan PPPK, juga turut diserahkan SK pengangkan kepada 5 CPNS lulusan IPDN.

Nyanyang menegaskan, status sebagai ASN membawa amanah besar untuk melayani masyarakat, menjaga marwah pemerintah, serta menggerakkan roda pembangunan di Bumi Segantang Lada.

Baca juga: 1.521 PPPK Paruh Waktu Pemprov Kepri Mulai Bisa Isi DRH

“Menjadi ASN berarti siap di atur, patuh pada norma, aturan, dan kode etik demi menjaga kehormatan jabatan. Jaga integritas, profesionalitas, dan solidaritas sesama ASN,” tegasnya.

Ia juga berharap, para PPPK yang baru saja diangkat dapat menunjukkan kinerja terbaik, memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, ramah, dan penuh etika.

“Pengangkatan hari ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap tenaga non-ASN yang telah lama berjuang. Mari buktikan dengan kerja nyata,” tutup Nyanyang.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait