Relokasi Pasar Puan Ramah Dinilai Gagal, Anggaran Rp 3 Miliar Terbuang Sia-Sia

Relokasi Pasar Puan Ramah Dinilai Gagal, Anggaran Rp 3 Miliar Terbuang Sia-Sia
Pasar Puan Ramah, Tanjungpinang, kian ditinggalkan para pedagang. Foto : Ismail

“Sudah lama kondisinya seperti ini, Pemko apalagi Walikota, tidak pernah peduli dengan kondisi ini, termasuk Dewan,” terangnya.

Ketua Pasar Puan Ramah, Saroni, mengaku sudah banyak menerima keluhan dari para pedagang. Namun, hingga saat ini tidak ada solusi yang berarti.

“Yang mengeluhkan soal pasar ini banyak, tapi pemerintah, Ibu Walikota, sampai hari ini tetap diam, saya telpon, bahkan ajak ketemu dudukkan masalah ini, tidak bisa sampai hari ini,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zul Hidayat, mengatakan relokasi pasar Puan Ramah hanya bersifat sementara.

Sembari menunggu Pembangunan Pasar Baru Pelantar dua selesai pada Desember 2023 ini.

“Relokasi Pasar Puan Ramah ini sifatnya hanya sementara sesuai dengan kesepakatan bersama, sambil menunggu revitalisasi Pasar Baru Pelantar dua selesai,” ungkap Dayat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *