Medianesia.id, Tanjungpinang – Aktivitas Pasar Relokasi Puan Ramah di kawasan Jalan Kijang Lama Batu 6, Kecamatan Tanjungpinang Timur, kian sepi.
Program Pemko Tanjungpinang yang memindahkan sementara aktivitas pasar di kawasan tersebut, selama Pasar Baru Pelantar 2 masih proses pembangunan pun dinilai gagal.
Padahal, untuk mendirikan pasar sementara itu, Pemko Tanjungpinang telah menghabiskan anggaran Rp 3 miliar melalui APBD 2022.
Salah seorang warga setempat, Gunawan, mengisahkan sudah lebih sebulan terakhir Pasar Puan Ramah sudah tidak ada aktivitas sama sekali.
Hal itu disebabkan, tidak ada pembeli ataupun pengunjung yang datang ke pasar tersebut.
Pedagang yang mencoba bertahan pun, akhirnya tidak sanggup bertahan dan akhirnya satu per satu meninggalkan bangunan Pasar Puan Ramah yang sepi itu.





