Ratusan Polisi Overweight di Tanjungpinang Diwajibkan Kendalikan Berat Badan

polisi overweight
Polresta Tanjungpinang mewajibkan ratusan personel polisi yang mengalami kelebihan berat badan atau overweight (OW) mengikuti pembinaan pengendalian berat badan melalui program Indeks Massa Tubuh (IMT). Foto: Polresta Tanjungpinang

Medianesia.id, Tanjungpinang – Polresta Tanjungpinang mewajibkan ratusan personel polisi yang mengalami kelebihan berat badan atau overweight (OW) mengikuti pembinaan pengendalian berat badan melalui program Indeks Massa Tubuh (IMT).

Program ini diikuti oleh personel Polresta Tanjungpinang dan Polsek jajaran yang dinilai memiliki berat badan di atas batas ideal. Kegiatan pembinaan tersebut dipantau langsung oleh Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta.

Indra Ranu menjelaskan, program ini dilatarbelakangi oleh tuntutan tugas Polri yang semakin kompleks dan membutuhkan kondisi fisik yang sehat, bugar, serta prima.

Baca juga: Penimbunan Bakau di Tanjung Ayun Sakti Diduga Ilegal, Lurah Pastikan Tanpa Izin

“Ke depan, banyak kegiatan yang membutuhkan konsentrasi dan perhatian tinggi. Sebagai anggota Polri, kita harus siap. Salah satunya dengan menjaga kesehatan agar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara optimal,” ujarnya.

Ia menyebutkan, seluruh personel Polresta dan Polsek jajaran terlebih dahulu diwajibkan menjalani penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.

Dari hasil tersebut, dilakukan seleksi terhadap personel yang masuk kategori overweight.

Baca juga: Selundupkan 3,4 Sabu di Bandara RHF Tanjungpinang, Tiga WNA Malaysia Dituntut Penjara Seumur Hidup

“Dari hasil pengukuran, terdapat 108 personel yang memiliki berat badan berlebih. Selanjutnya, mereka kami ikutsertakan dalam program pembinaan pengendalian berat badan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, program ini meliputi pengaturan pola makan seimbang serta olahraga rutin.

Seluruh rangkaian kegiatan juga didampingi dan diawasi langsung oleh dokter serta tenaga medis dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polresta Tanjungpinang.

Baca juga: Remaja di Tanjungpinang Nyaris Diamuk Masa usai Kepergok Curi Helm

“Performa anggota Polri tidak hanya dilihat dari kualitas kinerja, tetapi juga penampilan. Jika performa baik, tentu akan meningkatkan kepercayaan dan penilaian positif dari masyarakat,” tambahnya.

Sebelum memulai program, 108 personel tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan awal oleh tim medis, termasuk pengecekan riwayat penyakit.

Setelah itu, kegiatan diawali dengan pemanasan dan stretching, dilanjutkan dengan jalan kaki dan lari selama kurang lebih 45 menit.

Indra Ranu menegaskan, program pengendalian berat badan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan, minimal dua kali dalam sepekan, hingga personel mencapai berat badan ideal.

Baca juga: Mutasi Polresta Tanjungpinang, Kasatreskrim dan Sejumlah Kasat Diganti

“Penurunan berat badan membutuhkan proses dan konsistensi. Karena itu, program ini tidak instan dan akan terus kami lakukan sampai hasilnya maksimal,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti jantung dan stroke, diabetes, hipertensi, asam urat, hingga gangguan sendi.

“Oleh sebab itu, kami ingin menggugah kesadaran seluruh personel agar termotivasi mencapai berat badan ideal, sehingga lebih sehat dan terhindar dari penyakit,” pungkasnya.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait