Medianesia.id, Batam – Sebanyak 414 nelayan di Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, menerima beragam bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad bersama Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Rabu, 30 Juli 2025..
Bantuan yang disalurkan mencakup dua sektor utama, yakni perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Untuk nelayan perikanan tangkap, Pemprov Kepri memberikan 1.000 buah bubu ketam untuk 25 nelayan, 1.600 kilogram jaring PE untuk 32 nelayan, 200 gulung kawat bubu untuk 100 nelayan, 35 unit sampan fiber bermesin ketinting untuk 35 nelayan, 5 unit boat pancung fiber bermesin 40 PK untuk 15 nelayan, serta 14 unit boat pancung kayu bermesin 15 PK untuk 14 nelayan.
Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan jangkauan dan efisiensi nelayan dalam menangkap ikan, sehingga produktivitas dan pendapatan mereka bisa meningkat.
Selain dukungan alat tangkap, Pemprov Kepri juga memberikan jaminan perlindungan kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan kepada 183 nelayan. Langkah ini memberikan jaminan sosial apabila terjadi kecelakaan kerja atau risiko lainnya saat melaut.
Kemudian, di sektor perikanan budidaya, 20 pembudidaya menerima bantuan berupa 9.400 ekor bibit ikan kerapu cantang dan 206 kilogram pakan untuk 10 pembudidaya, 221.313 ekor benur udang vanname dan 2.600 kilogram pakan untuk 10 pembudidaya lainnya
Program ini mendukung diversifikasi ekonomi pesisir agar masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan, tetapi juga mengembangkan usaha budidaya yang berkelanjutan.
Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, Gubernur Ansar juga mengumumkan rencana pembangunan Aula Pondok Pesantren Nurul Iman di Kelurahan Kasu pada tahun 2025.
Proyek ini akan direalisasikan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dengan anggaran sebesar Rp995 juta, guna mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan masyarakat setempat.
“Nelayan adalah penjaga laut kita. Kehadiran kami hari ini bukan sekadar simbolis, tapi bagian dari komitmen bahwa negara hadir untuk menyejahterakan masyarakat pesisir,” ujar Gubernur Ansar.
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat pulau-pulau terluar.
“Kami ingin memastikan bahwa suara dari pulau-pulau terluar juga sampai ke meja pengambilan kebijakan. Kehadiran kami di Pulau Kasu adalah bentuk keberpihakan nyata kepada masyarakat,” tegasnya.
Secara keseluruhan, Pemprov Kepri menyalurkan bantuan dengan total penerima mencapai 1.497 orang di wilayah Batam dan nilai anggaran mendekati Rp4 miliar. Program ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar Kepri.(*)
Editor: Brp





