Medianesia.id, Jakarta – Setiap 17 Agustus, Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Salah satu agenda utama adalah Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Negara, Jakarta.
Acara ini menjadi momen penghormatan kepada para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan, sekaligus simbol persatuan bangsa.
Upacara dihadiri oleh pejabat negara, tamu undangan, perwakilan masyarakat dari seluruh daerah, serta delegasi negara sahabat.
Berikut Rangkaian Acara Upacara di Istana Negara
Sejak pagi, Istana Negara menyambut pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, tamu negara sahabat, dan undangan khusus dari masyarakat.
Penyambutan dilakukan petugas protokol, diiringi musik kebangsaan oleh Gita Bahana Nusantara.
Prosesi Pengibaran Bendera
Upacara dimulai pukul 10.00 WIB, dipimpin Presiden RI sebagai Inspektur Upacara. Rangkaian prosesi terdiri dari pembacaan teks proklamasi kemerdekaan, pengibaran bendera merah putih oleh Paskibraka, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa pahlawan serta pembacaan doa untuk bangsa dan negara.
Penampilan Musik dan Seni
Setelah pengibaran bendera, Gita Bahana Nusantara membawakan lagu-lagu nasional dan daerah. Pertunjukan budaya dari berbagai provinsi juga sering ditampilkan sebagai representasi keberagaman Indonesia.
Penganugerahan Tanda Kehormatan
Dalam beberapa peringatan, Presiden menyerahkan tanda jasa dan kehormatan kepada tokoh atau kelompok yang berkontribusi besar bagi bangsa di berbagai bidang.
Upacara Penurunan Bendera
Sore harinya, bendera diturunkan dengan formasi pasukan berbeda dari pagi hari. Prosesi ini dipimpin oleh perwira terpilih, diiringi lagu “Indonesia Raya”.
Pesta Rakyat dan Kegiatan Tambahan
Usai prosesi resmi, Istana Negara kerap menggelar pesta rakyat, bazar UMKM, penampilan seni, dan kegiatan interaktif.
Masyarakat juga dapat menyaksikan seluruh rangkaian acara secara live streaming.
Upacara ini tidak hanya menjadi tradisi kenegaraan, tetapi juga sarana mengingatkan masyarakat akan nilai perjuangan dan persatuan.
Bagi generasi muda, momen HUT RI menjadi pembelajaran penting untuk menghargai kemerdekaan yang diraih melalui pengorbanan para pahlawan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2025 akan dihadiri 16 ribu tamu undangan.
Jumlah tersebut terbagi rata antara sesi pagi dan sore, masing-masing dihadiri 8.000 orang. Prasetyo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang antusias ingin hadir namun tidak dapat tertampung karena keterbatasan kapasitas.
“Tentu banyak yang ingin ikut merayakan langsung di Istana. Namun, karena tempat terbatas, kami hanya bisa mengundang sesuai kapasitas,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).(*)
Editor: Brp





