Medianesia.id – Dunia mancanegara dihebohkan dengan berita sosok wanita bernama Jennifer Gates yang mana adalah anak Bill Gates si ketua Microsoft, menikah dengan Nayel Nassar, pria asal Mesir.
Para media mancanegara, mengabarkan bahwa Jeniffer dan Nassar menikah dalam upacara privat secara Islam pada hari Jum’at (15/10) malam pada waktu Amerika Serikat. Nassar adalah atlet olahraga berkuda terkenal di Mesir dan beragama Islam.
Berselang sehari kemudiam, kedua mempelai melakukan pencatatan sipil dan resepsi meriah dengan mengundang 300 tamu. Keduanya menggelar perayaan pernikahan ini di kediamannya di Wenchester, New York.
Mungkin karena di mancanegara, agama adalah urusan privasi para individu, sehingga tidak dibahas cukup detail apakah Jennifer mengikuti keyakinan Nassar.
“Benar-benar bukan urusan kita soal apa agama mereka,” tulis netizen yang di kolom komentar Daily Mail.
Dalam wawancara exclusive, Jennifer Gates menjelaskan bahwa benar adanya ia menikah dulu secara agama, baru menggelar resepsi pada hari berikutnya.
“Upacara pernikahan utama kami berlangsung pada hari Sabtu. Itu hari yang indah di musim gugur. Upacara ini didatangi oleh teman-teman lama dan keluarga. Sungguh momen yang istimewa dan intim,” jelas Jennifer tentang pernikahannya.
Bill Gates sendiri terlihat sangat bahagia dan hadir bersama mantan istrinya, merayakan pernikahan sang anak sulung.
“Jenn dan Nayel, tidak mungkin bisa dikatakan betapa bahagianya aku melihat kalian dipenuhi dengan kegembiraan pada hari pernikahan kalian. Aku sangat bangga pada kalian berdua untuk semua yang telah kalian raih dalam hidup sejauh ini dan semua yang akan kalian lakukan di masa depan bersama,” demikian jelasnya.
Mantan istri Bill Gates, Melinda Gates, juga mengucapkan selamat. “Betapa bahagia merayakan cinta Jennifer dan Nayel Nassar minggu silam. Sangat bersyukur kami bisa menemukan cara untuk berkumpul dengan aman di hari istimewa ini,” tulis Melinda Gates.
Jennifer pun membalasnya. “Ibu terbaik bagi sang pengantin wanita. Kami mencintamu lebih dari yang bisa dideskripsikan oleh kata-kata,” tulisnya.
(dtk/Rara)





