“Sehingga, profesionalisme dan independensi merupakan prasyarat mutlak yang harus dimiliki oleh jurnalis dan organisasi media dalam iklim demokrasi modern,” tegasnya.
Sementara itu, Dian Yuliastuti salah satu trainer dalam training ini, mengharapkan, setelah training ini jurnalis yang menjadi peserta bisa lebih profesional dan memiliki kapasitas yang baik ketika meliput isu yang berkaitan dengan Pemilu 2024.
“Karena kita tahu kondisi Pemilu tahun 2024 ini memang cukup kompleks,” sebutnya.
Selain itu, lanjutnya, dalam peliputan isu Pemilu 2024 nanti tentunya sangat rawan terjadi pelanggaran etika.
Hal itu tentunya, dapat membuat jurnalis maupun media ketika memberitakan informasi yang berkaitan dengan Pemilu bisa terjebak dengan ketidakberimbangan.
“Misalnya bisa menciptakan sikap tidak independen terhadap narasumber maupun objek yang diberitakan. Maka dari itu melalui training ini jurnalis nantinya bisa memberitakan secara lebih jernih dan independen,” paparnya.





