Bukan sebaliknya, malah menyengsarakan rakyat dengan merelokasi kampung yang sudah menjadi tempat tinggal masyarakat selama puluhan tahun.
“Pemimpin macam apa seperti itu. Pencitraan tanpa mendengar suara rakyat, jeritan hati rakyat,” sebutnya.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan para mahasisw mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dibantu dengan personel Satpol PP Provinsi Kepri. (Ism)
Editor : Brp





