Medianesia.id, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sentil Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri.
Kondisi ini tidak lepas dari lambatnya progres lelang proyek Pemprov Kepri Tahun Anggaran (TA) 2023. Menurutnya, masih jauh dari yang diharapkan.
“Keterlambatan ini, disebabkan persoalan administrasi yang terjadi di masing-masing OPD, sehingga mempengaruhi progres lelang,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Rabu (29/3/2023) lalu.
Baca Juga : MIris! THL Pemprov Kepri Tak Kebagian THR
Menurutnya, di Januari sudah diajukan lelang untuk kegiatan-kegiatan besar. Menyikapi kondisi ini, ia meminta masing-masing OPD bergegas untuk mempersiapkan dokumen pendukung.
Sehingga proses lelang bisa disegerakan. Ia berharap, tidak ada kegiatan yang gagal lelang, karena persoalan internal. Maka dari itu, Kepala OPD dituntut untuk bekerja cepat.
“Saya juga tidak ingin, ada kegiatan-kegiatan pembangunan yang progresnya molor, karena persiapan yang kurang. Kondisi ini, harus dipahami oleh masing-masing Kepala OPD,” jelasnya.
Baca Juga : Musrenbang Kepri 2023, Gubernur Tekankan Pengoptimalan Potensi Ekonomi Daerah
Ditegaskannya, ia tidak segan-segan mengganti Kepala OPD, apabila kinerjanya tidak sesuai harapan. Karena realiasi pembangunan daerah berdampak pada kinerjanya sebagai Gubernur.
Ia berharap, diawal triwulan II TA 2023 ini, sudah banyak proyek yang dilelang. Karena ini, akan berdampak pada progres di lapangan.
“JIka di triwulan I ini masih belum banyak proyek yang belum dilelang. Setidaknya di awal TW II, progresnya harus lebih baik,” tutup Gubernur.
Penulis : Ags
Editor : Ags





