Medianesia.id, Tanjungpinang – Program pinjaman lunak masih bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2024 ini.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mendorong para pelaku UMKM dapat memanfaatkan program tersebut sebagai stimulus mengembangkan usaha.
Apalagi pada 2024 ini, Bank Riau Kepri (BRK) menyetujui penambahan plafon pinjaman maksimal hingga Rp40 juta.
“Mulai tahun ini plafon-nya naik 100 persen dibandingkan tahun lalu, maksimalnya Rp20 juta,” ungkapnya, Kamis (11/1).
Ia menjelaskan, saat ini masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan program pinjaman tanpa bunga tersebut.
Dari total 164 ribu UMKM yang terdata, baru sekitar 1.100 UMKM atau 0,7 persen yang menjadi kreditur dalam program tersebut.





