Medianesia, Batam – Program Kepri Terang yang digagas Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali diperluas.
Kali ini, program penyediaan listrik 24 jam tersebut menjangkau Kampung Tembesi Sidomulyo RW 006, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan masuknya program ini di wilayah tersebut pada Sabtu (31/1/2026).
Baca juga: SPPG di Kepri Capai 78,8 Persen, Wilayah 3T Hampir 90 Persen
Kegiatan peresmian berlangsung di Lapangan Sepakbola Kampung Tembesi Sidomulyo dan dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kepri, serta Tim Pengendalian Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri.
Gubernur Ansar menyampaikan bahwa ketersediaan listrik memiliki peran penting dalam mendukung berbagai sektor pembangunan, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Ia menilai, keberadaan listrik 24 jam di Kampung Tembesi Sidomulyo diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Dengan listrik yang menyala 24 jam, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih baik. Kampung ini merupakan kawasan perkebunan yang mendukung ketahanan pangan di Kepri, sehingga listrik diharapkan mempermudah kegiatan pertanian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Ansar.
Baca juga: Disdik Dapat Anggaran Terbesar dalam DPA Pemko Tanjungpinang 2026
Ansar juga menegaskan bahwa program ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh masyarakat Kepulauan Riau dapat menikmati akses listrik yang memadai selama 24 jam.
“Masih ada pulau-pulau yang belum menikmati listrik layak. Target kita seluruh warga Kepri, di pulau mana pun mereka tinggal, dapat menikmati listrik 24 jam. Pemprov Kepri bersama PLN akan menuntaskan hal ini hingga tahun 2027,” katanya.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, rasio elektrifikasi di Kepri hingga Juni 2025 telah mencapai 99,10 persen.
Pemerintah menargetkan Program Kepri Terang terus meningkat menjadi 100 persen pada 2027 sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.(*)
Editor: Brp





