Medianesia.id, Tanjungpinang– Sepanjang priode Januari-Maret 2024 atau triwulan I tahun ini, sebanyak Rp3,4 triliun APBN telah berputar di Provinsi Kepri melalui Kementerian dan Lembaga.
“Total belanja di Kepri telah terealisasikan sebesar Rp3,4 triliun atau 19,68 persen dari total pagu dan mampu tumbuh sebesar 22,8 persen,” ujar Kepala DJPB Kepri, Indra Soerparjanto dalam siaran persnya, Selasa (23/4/2024)
Dijelaskannya, adapun realisasi belanja pemerintah pusat hingga 31 Maret 2024 sebesar Rp1,5 triliun atau 15.79 persen dari total pagu.
Pertumbuhan belanja disebabkan oleh realisasi belanja barang, belanja modal, dan belanja pegawai yang lebih tinggi pada tahun 2023.
“Dari sisi nominal realisasi, belanja kementerian/lembaga didominasi oleh belanja pegawai dan dari sisi pertumbuhan belanja kementerian/lembaga dipengaruhi oleh belanja modal dan bansos yang sejalan dengan HKBN Idul Fitri di bulan Maret 2024,” paparnya.
Lebih lanjut Indra Soeparjanto menyampaikan lonjakan belanja pemerintah pusat yang besar di tahun 2024, antara lain dipengaruhi oleh belanja dalam rangka pentahapan Pemilu 2024 pada satuan kerja KPU dan Bawaslu yang tumbuh hingga 11 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Ia mengutarakan peningkatan belanja APBN berkontribusi positif dalam menjaga stabilitas inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang memperkuat stimulus aktivitas ekonomi lokal.
“Salah satunya dengan belanja pegawai yang pada bulan Maret 2024 terealisasikan sebesar Rp573,67 miliar,” ujarnya.(*)
Editor : Ags





