Lebih lanjut Andri menenerangkan, sebelum ditemukan tewas, ada saksi yang sempat melihat korban pergi ke Wihara yang terletak di kilometer 8 Tanjungpinang, sekitar pukul 11.00 WIB untuk sembahyang.
Kemudian korban pulang ke rumah, dan izin mengangkat jemuran yang ada di lantai empat. Tidak lama, korban ditemukan tewas tergantung oleh ART- nya.
“Korban disini tinggal sama orang tuanya. Dari hasil pemeriksaan saksi, korban tidak ada masalah. Ia sehari-hari kerja sebagai tour guide di Bali, korban baru pulang ke Tanjungpinang,” ungkapnya.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk dilakukan visum.
“Untuk penyebab kematian masih menunggu visum. Namun tidak ditemukan tanda kekerasan ditubuh korban,” imbuhnya. (Ism)
Editor : Brp





