Medianesia.id – Polisi mengusut pembuat dan penyebar video polisi jemput ratusan tentang China di bandara. Polri menyatakan video tersebut hoaks alias tidak benar.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyatakan tim tengah mengusut pembauat dna penyebar video hoaks tersebut. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap konten di media sosial sebelum mengecek kebenarannya.
“Bila menemukan postingan atau pun pemberitaan yang menyebarkan pemberitaan bohong atau hoaks yang meresahkan masyarakat melalui medsos, tentu Polri akan melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap hal tersebut,” jelasnya.
Polri menjelaskan pasukan berseragam yang berada di area bandara tersebut merupakan pasukan Brimob. Keberadaan pasukan Brimob di area bandara tersebut karena baru selesai melaksanakan tugas operasi di Papua.
Akun media sosial Divisi Humas Polri telah mengkonfirmasi video yang menyatakan Polisi jemput ratusan tentara China di bandara adalah hoaks.
“Beredar sebuah unggahan video di postingan akun TikTok @99bima_satria dengan tambahan narasi ‘ada apa Polisi kita dgn tentara china’ dengan cuplikan puluhan tentara yang tengah berada di suatu bandara,” tulis Divisi Humas Polri.
“Faktanya, konten tersebut merupakan video pasukan Brimob Polri yang baru selesai melaksanakan tugas dalam Operasi Satgas Damai Cartenz di Papua,” tambahnya.
(BRM*)





