Medianesia.id – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Rabu (04/01/2023), PLN Batam ngotot penyebab black out listrik di Batam Bintan pada awal Tahun Baru 2023 masih belum ditemukan.
Direktur Utama Bright PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra menjelaskan bahwa sampai saat ini penyebab gangguan transmisi di transmisi Tanjung Kasam masih dalam investigasi.
Menurutnya, Investigasi tersebut tidak hanya dilakukan oleh pihak Bright PLN Batam namun juga dilakukan oleh investigator dari Kementerian ESDM dan PLN Pusat.
“Jadi sampai hari ini kami belum bisa menjelaskan apa yang menjadi penyebab gangguan transmisi di pembangkit Tanjung Kasam,” ujar Irwansyah dihadapan Komisi III DPRD Provinsi Kepri.
Muhammad Irwansyah Putra menegaskan, pihaknya akan mengungkapkan kepada publik secara transparan jika penyebab dari gangguan transmisi yang mengakibatkan Batam dan Pulau Bintan ‘blackout’ sudah diketahui.
Ia juga menegaskan bahwa kompensasi bagi pelanggan baik rumah tangga ataupun industri tetap akan ia berikan setelah mendengar laporan dan rekomendasi dari PPNS Provinsi Kepri yang akan turun pada Kamis (5/1/2023) nanti.
“Kami akan siapkan kompensasi atas peristiwa yang terjadi kemarin. Kejadian ini, diluar dugaan kami,” tutup Irwansyah.*
Sementara itu, Legislator Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Irwansyah memberikan saran kepada pihak Bright PLN Batam dalam mengelola ketenaga listrikan.
Saran tersebut yakni PLN harus memiliki kecukupan daya karena adanya penambahan pelanggan baru yang tidak hanya berasal dari rumah tangga namun juga dari perusahaan.
“Disaat perekonomian sudah mulai pulih seperti sekarang ini otomatis banyak pelanggan baru yang mendaftar ke PLN tidak hanya dari rumah tangga saja melainkan juga dari perusahaan,” ujarnya.
Yang kedua dijelaskan Irwansyah, PLN harus memiliki jaringan yang memadai baik dari transmisi dan distribusi. Dan yang terakhir adalah profesionalisme SDM yang dimiliki oleh Bright PLN Batam.
Selain ketiga saran tersebut, Irwansyah juga meminta kepada PLN agar membuat SOP recovery jika terjadi kerusakan disalah satu pembangkit atau jaringan transmisi yang ada.
“SOP ini nantinya akan dapat meminimalisir pemadaman jika terjadi gangguan,” jelas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.*





