PKK Bintan Salurkan Bantuan Stunting dan Gizi Buruk, Targetkan Bintan Zero Stunting

bantuan stunting
TP PKK Kabupaten Bintan menyalurkan 287 paket bantuan stunting dan gizi buruk bagi balita di tiga kecamatan, yakni Bintan Utara, Seri Kuala Lobam, dan Teluk Sebong, Selasa, 16 Desember 2025. Foto: Diskominfo Bintan

Medianesia.id, Bintan – Ketua TP PKK Kabupaten Bintan sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Bintan, Hafizha Rahmadhani, menyalurkan 287 paket bantuan stunting dan gizi buruk bagi balita di tiga kecamatan, yakni Bintan Utara, Seri Kuala Lobam, dan Teluk Sebong, Selasa, 16 Desember 2025.

Selain paket gizi, Hafizha juga menyerahkan bantuan peralatan Posyandu untuk mendukung operasional kader dalam pelayanan kesehatan dasar di masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Nasional Tanjung Uban.

Bantuan ini bersumber dari Dana Insentif Fiskal (DIF) yang diterima Pemerintah Kabupaten Bintan dari Kementerian Keuangan RI, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja daerah dalam percepatan penurunan angka stunting.

Baca juga: Pemkab Bintan Kembali Sabet IGA 2025

Dalam sambutannya, Hafizha mengajak para orang tua untuk terus memperhatikan tumbuh kembang anak sesuai indikator ideal perkembangan balita. Ia menerangkan, prevalensi stunting dan gizi buruk di Bintan memang menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun.

“Ini patut kita syukuri, namun sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan dan penanganan harus terus diperkuat. Target kita tetap jelas, yakni Bintan Zero Stunting,” ujar Hafizha.

Ia menegaskan, stunting dan gizi buruk merupakan tantangan nyata yang membutuhkan penanganan terencana dan konsisten. Dalam hal ini, kader Posyandu memegang peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

Baca juga: Kulit Sisa Produksi Disulap Jadi Aksesoris Bernilai Jual

“Kontribusi kader Posyandu selama ini sangat besar dalam menekan angka stunting dan gizi buruk. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa,” katanya memberi semangat.

Adapun paket bantuan stunting dan gizi buruk yang disalurkan meliputi susu formula, telur ayam, minyak goreng, serta tambahan makanan bagi ibu.

Sementara paket peralatan Posyandu terdiri dari timbangan bayi digital, alat ukur tinggi badan, tensimeter, dan timbangan berat badan, guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan balita di lapangan.(Ism)

Editor: Brp

Pos terkait