Permak Balai Adat, Pemprov Kepri Ajukan Proposal ke Pusat

Kondisi Balai Adat, Penyengat sudah sangat memprihantikan. Foto : J.A. Rahim

medianesia.id, Tanjungpinang-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, pembenahan Balai Adat, Penyengat membutuhkan anggaran cukup besar. 

“Dari estimasi yang kita buat, pembenahan atau rehabilitasi kawasan Balai Adat, Penyengat membutuhkan anggaran Rp35 miliar,” ujar Gubernur Ansar, Sabtu (2/9/2023) di Tanjungpinang. 

Menurut Gubernur, karena kebutuhan anggaran cukup besar, Pemprov Kepri melalui Dinas Perkim Provinsi Kepri sudah mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat. 

“Surat ini juga kita tembuskan ke Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri PUPR RI dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI,” jelasnya.  

Pulau Penyengat memiliki jejak sejarah peradaban Kerajaan Melayu dan nilai historis yang tinggi, dan dari Pulau Penyengat lah asal muasal bahasa Indonesia. 

“Dengan warisan budaya dan nilai sejarahnya ini, pulau tersebut menjadi destinasi wisata unggulan bagi para wisatawan,” jelasnya lebih lanjut. 

Tujuan penataan Pulau Penyengat sendiri adalah untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai kawasan permukiman lebih representatif dengan melakukan peningkatan dan penataan prasarana, sarana dan utilitas umum. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *