Kata Ali, biaya yang digunakan untuk membangun KAL Sembulungan dan KAL Hinako sebesar Rp105 miliar. Kemudian kapal ini juga cocok untuk di perairan sempit, dangkal, dan perairan selat-selat.
“Bahkan bisa masuk ke sungai. Kapal ini sangat efektif digunakan untuk operasi keamanan laut untuk penegakan hukum di laut, karena kita tahu banyak sekali penyelundupan-penyeludupan dilakukan di selat-selat sempit,” tutur dia.
Menurutnya, dengan menugaskan KAL Sembulungan dan KAL Hinako ke perairan Nias dan Banyuwangi bertujuan untuk memperkuat keamanan laut serta mencegah terjadinya pelanggaran ilegal di laut.
“Kita taruh di Nias karena saat ini Nias belum banyak unsur untuk patroli keamanan laut, kemudian di Banyuwangi juga di selat-selat Bali, itu ditempatkan di situ,” tutupnya.(*)
Editor : Ags





