Medianesia.id, Bintan – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bintan terus digencarkan, tak hanya lewat program pemerintah daerah tetapi juga dukungan dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bintan yang mengembangkan budidaya udang vaname di Desa Pengujan.
Bupati Bintan Roby Kurniawan hadir langsung bersama Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) saat melakukan penaburan benih udang vaname di tambak milik Lanal, Senin, 8 September 2025.
Baca juga: Bupati Roby Lantik 19 Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Bintan
“Hari ini bukan sekadar kita menabur benih, tapi juga menabur harapan untuk masa depan yang lebih baik. Kemandirian pangan harus dimulai dari daerah, dan ini langkah yang patut diapresiasi,” ujar Roby.
Bupati Roby berharap keberadaan tambak udang vaname ini bisa menjadi salah satu kekuatan baru dalam meningkatkan ketahanan pangan di Bintan.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi demi mewujudkan kemandirian pangan.
“Kemandirian pangan akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Semoga tambak ini bisa menjadi contoh dan inspirasi,” imbuhnya.
Udang vaname atau Litopenaeus vannamei, dikenal juga sebagai udang putih pasifik, menjadi salah satu komoditas perikanan paling populer di Indonesia.
Jenis udang ini banyak dibudidayakan karena masa panennya relatif cepat, hanya 3–5 bulan, dengan tingkat keberhasilan tinggi jika dikelola dengan baik.
Baca juga: DPRD Bintan Sahkan Perda RPJMD 2025–2029
Komandan Lanal Bintan menjelaskan, tambak udang vaname ini berdiri di atas lahan seluas 5 hektare dengan 9 kolam budidaya.
Sebanyak 160 ribu ekor benih ditebar, dan diproyeksikan menghasilkan panen hingga 4,2 ton.
“Target kami 80–90 persen benih berhasil hidup hingga panen, dengan estimasi 140 ribu ekor udang berukuran rata-rata 30 gram,” jelas Eko.
Budidaya ini sekaligus menjadi rangkaian memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Laut.(Ism)
Editor: Brp





