Iman kembali menerima saran dari petani kopi untuk mengawinkan tanaman kopi dengan tanaman kopi dengan karakter biji ukuran besar.
Menurut petani kopi, menanam kopi dengan cara tersebut, mampu bertahan di cuaca yang ekstrem seperti cuaca panas dan cuaca dingin.
Atas saran itu, upaya Iman menanam bibit kopi membuahkan hasil bagus. Bibit kopi yang ia tanam sejak tahun 2018, tetap tumbuh hingga saat ini.
“Biji kopi yang telah panen tersebut, kemudian dibuang kulitnya lalu ia merendam biji kopi selama satu malam,” jelasnya.
Menurut Iman, biji kopi yang mengapung selama perendaman, tidak ia proses lebih lanjut. Sedangkan biji kopi yang mengendap di air akan ia olah.
Selanjutnya, biji kopi ia jemur selama 3 atau 4 hari. Setelah kering, biji kopi itu ia sangrai lebih kurang 1,5 jam dengan kondisi api membara.
Saat kopi akan matang, Iman harus memadamkan api sehingga hanya tersisa bara api. Ia melakukan hal ini agar kopi tersebut tidak hangus.
Setelah proses sangrai, Iman mendinginkan kopi kemudian menggiling biji kopi tersebut sehingga menjadi bubuk kopi bercita rasa khas.





