Berangkat dari itu, Provinsi Kepri akan membuat rancangan pengembangan industri halam baik dalam Rencana Pembangunan Jangka Menangah maupun dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang.
“Kepri sebagai daerah kepuauan berpotensi besar sebagai jalan untuk mengembangkan ekonomi biru. Kembangkan potensi logistik halal agar Kepri Kepri menjadi hub perdagangan halal intrrnasional,” tutup Gubernur.
Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah memberikan target kunjungan wisman untuk Provinsi Kepri tahun 2024 sebanyak 3 juta kunjungan.(*)
Editor : Ags





