Pengadaan Becak Listrik di Penyengat Berpotensi Kisruh, Ini Penyebabnya 

Ilustrasi becak motor sedang melintas di Masjid Sultan Riau, Penyengat, Tanjungpinang. Foto : Instagram@discoverykepri

medianesia.id, Tanjungpinang-Pengadaan becak listrik di Pulau Penyengat, Tanjungpinang oleh Pemprov Kepri tahun 2023 ini berpotensi kisruh. 

“Terkait rencana ini, awalnya kami yang bekerja sebagai becak motor menolak untuk adanya becak listrik tersebut,” ujar salah satu tukang bentor di Pulau Penyengat, Kamis (12/10/2023). 

Menurutnya, dari penjelasan yang ia dapatkan, tahun ini hanya ada 11 unit yang akan diberikan oleh Pemprov Kepri melalui Dishub Kepri. 

“Sementara tukang bentor di Pulau Penyengat ini jumlah ada 27 orang. Sehingga sangat berpotensi terjadi gesekan,” jelasnya. 

Disebutkannya, tingkat kecemburuan sosial antar tukang becak cukup tinggi. Apalagi ketika ada yang dapat, dan ada yang tidak dapat. 

“Harus ada kepastian, semua akan mendapatkan fasilitas yang sama. Meskipun secara bertahap bantuan tersebut diberikan,” tegasnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri, Junaidi mengatakan, Pemprov Kepri terus berupaya memperkuat pelayanan wisata di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *