“Sebagai contoh, untuk Kota Tanjungpinang (progres perekaman KTP) sudah mencapai 98,397 persen atau 167.588 jiwa dari jumlah Wajib KTP sebanyak 170.318 jiwa,” kata Misbardi.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menuturkan Pemprov Kepri berupaya mewujudkan data kependudukan One Big Data, Satu Data Indonesia.
Oleh karena itu, dirinya menginstruksikan DPMD Dukcapil berkoordinasi dengan Disdukcapil kabupaten/kota menggesa perekaman KTP dengan metode jemput bola.
Terutama, para siswa wajib KTP pemula usia 17 tahun menjadi salah satu sasaran upaya tersebut.
Ia mengingatkan kepada siswa yang sudah memenuhi syarat namun belum memiliki KTP agar segera melakukan perekaman. Sebab, upaya ini juga bertujuan mewujudkan memberikan kesempatan para pemilih pemula untuk menggunakan hak konstitusi dalam Pemilu 2024.
“Kepala sekolah tolong disisir lagi supaya semua yang sudah berumur 17 tahun kita dorong wajib memiliki KTP,” demikian Ansar. (Ism)
Editor : Brp





