Dengan rincian, Rp35 miliar untuk perbaikan sarana prasarana Balai Adat, Rp33 miliar untuk lanjutan penataan jalan lingkar, dan Rp25 miliar untuk pembangunan Monumen Bahasa Nasional.
“Kita perlu dukungan doa dari masyarakat agar usaha kita untuk menata Pulau Penyengat ini berjalan lancar,” ujarnya
“Kita tau APBD kita terbatas, makanya kita mengadukannya kepada Pemerintah Pusat. Dan kita patut bersyukur karena permintaan masyarakat ini terkabul, sehingga nanti Penyengat akan lebih tertata, lebih rapi, lebih cantik dan lebih memikat para wisatawan,” pungkas Ansar. (Ism)
Editor : Brp





