Medianesia.id, Tanjungpinang – Kabar gembira bagi siswa-siswi SMA swasta dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di wilayah Provinsi Kepri. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, berencana menggratiskan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA swasta dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di wilayahnya.
Langkah ini dilakukan setelah program SPP gratis untuk SMA/SMK dan SLB negeri berhasil direalisasikan mulai Juli 2024.
Menurut Ansar, anggaran yang di perlukan untuk menggratiskan SPP siswa SMA swasta dan MAN telah dihitung. Selain itu, pihaknya juga sedang mempelajari aturan yang diperlukan untuk merealisasikan rencana tersebut.
“Sudah dihitung. Mudah-mudahan awal tahun sudah bisa digratiskan. Kita pelajari juga aturannya. Tapi penting diketahui kalau Pemprov Kepri telah memberikan insentif untuk guru swasta. Ini sudah tahun kedua,” jelas Ansar, Rabu (24/7).
Ansar menekankan, pentingnya menggratiskan SPP bagi siswa SMA swasta dan MAN untuk menjamin kelangsungan pendidikan generasi muda di Kepulauan Riau.
Menurutnya, banyak orang tua mengeluhkan ijazah yang ditahan karena belum melunasi biaya sekolah, dan beberapa siswa tidak bisa mengikuti ujian akhir karena SPP belum lunas.
“Jangan sampai ada orang tua mengeluh ada ijazah ditahan karena belum melunasi biaya sekolah. Kadang-kadang ditemukan ada siswa belum bisa mengikuti ujian akhir karena SPP belum lunas,” tambahnya.
Selain SPP gratis, Pemprov Kepri juga memberikan berbagai bantuan pendidikan, seperti bantuan transportasi untuk anak sekolah dari daerah pesisir dan darat yang kurang mampu, serta biaya praktik siswa yang kurang mampu.
Pada tahun 2024 ini, Pemprov Kepri menganggarkan sekitar Rp40 miliar untuk program SPP gratis bagi siswa SMA/SMK negeri dan SLB untuk periode Juli hingga Desember 2024. Program ini direncanakan akan dilanjutkan pada APBD Kepri tahun 2025 dengan beberapa penambahan dana BOSDA.
Pemprov Kepri melalui Dinas Pendidikan saat ini tengah menghitung total anggaran dana BOSDA tahun 2025 terkait adanya penambahan jumlah honorer komite sekolah dan PTK Non ASN yang juga termasuk di dalamnya.
Saat ini, tercatat sebanyak 952 orang honor komite sekolah dan 2.437 orang PTK Non ASN di tingkat SMA/SMK dan SLB dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri.
Selain penggratisan SPP, Pemprov Kepri juga memberikan bantuan seragam sekolah gratis kepada seluruh siswa baru SMA/SMK dan SLB negeri di Provinsi Kepri. Bantuan seragam gratis ini berupa seragam OSIS (putih abu-abu) dan seragam Pramuka.
Editor: Brp





