Medianesia.id, Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) resmi mengajukan permintaan penambahan armada kapal roro pada lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau.
Permintaan ini diajukan menyusul meningkatnya volume penumpang, kendaraan, dan barang pada lintasan tersebut, terutama saat akhir pekan, libur nasional, dan musim libur sekolah.
Keterbatasan armada yang ada saat ini dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhan layanan secara optimal, sehingga kerap menyebabkan antrean panjang dan keterlambatan.
“Lonjakan jumlah pengguna jasa penyeberangan membutuhkan respons cepat. Penambahan armada sangat mendesak agar kelancaran arus logistik dan mobilitas warga tetap terjaga,” bunyi surat permohonan tersebut yang ditujukan kepada Kepala BPTD Kepri di Batam yang ditanda tangani secara digital oleh Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Junaidi.
Dalam surat tersebut, Pemprov Kepri mendorong BPTD untuk segera melakukan langkah percepatan, baik melalui penugasan kepada operator kapal yang telah beroperasi maupun dengan menyediakan armada tambahan dari pemerintah pusat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat antarwilayah di Kepri, serta mendukung roda ekonomi yang sangat bergantung pada konektivitas laut.
Sementara itu, berdasarkan pantauan jadwal kapal Roro hari Rabu 9 Juli 2025, terdapat dua kapal yang melayani rute penyeberangan Telaga Punggur-Tanjung Uban dan sebaliknya.
Yakni KMP Barau dan KMP Tanjung Burang. Kedua kapal Roro tersebut melayani rute penyeberangan sebanyak 6 kali. Dimulai sejak pukul 07:10 hingga 18:50 WIB.(*)
Editor: Brp





