Pemprov Kepri Komitmen Jaga Program Bantuan Sosial di Tengah Keterbatasan Anggaran

bantuan sosial
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyerahkna bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga di Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Rabu, 22 Oktober 2025. Foto: Ismail

Medianesia.id, Tanjungpinang – Di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan program bantuan sosial bagi masyarakat.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga di Kantor Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Rabu, 22 Oktober 2025.

Bantuan yang disalurkan melalui masing-masing kantor lurah ini merupakan bagian dari program perlindungan kesejahteraan sosial masyarakat yang digulirkan secara rutin oleh Pemprov Kepri.

“Meski pemerintah saat ini sedang melakukan penyesuaian APBD, bantuan kepada masyarakat tetap kita berikan. Walaupun besarannya belum memuaskan hati, semoga bisa meringankan beban masyarakat,” ujar Ansar dalam sambutannya.

Kendati demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap bersyukur atas bantuan yang diterima.

“Walau sedikit isinya, syukurilah. Insya Allah Allah akan memberi lebih,” ucapnya.

Baca juga: Estuary Dam Masuk PSN, Jawaban Krisis Air Batam dan Bintan

Ansar menegaskan, program perlindungan sosial ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemprov Kepri dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Kepri.

“Mengurus Kepri itu tidak mudah karena wilayahnya kepulauan. Maka, perlu dukungan dari semua pihak. Dengan sinergi, kita ingin Kepri semakin baik ke depan,” tambahnya.

bantuan sosial
Kegiatan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako dari Pemprov Kepri kepada masyarakat Kota Tanjungpinang, Rabu, 22 Oktober 2025. Foto: Ismail

Selain itu, Gubernur Ansar juga menyampaikan bahwa Pemprov tengah mengupayakan dukungan tambahan untuk program Kampung Nelayan Terpadu, yang nilainya mencapai Rp22 miliar per lokasi. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar,” pungkas Gubernur Ansar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri, Mahadi Rahman, menjelaskan total bantuan yang disalurkan untuk wilayah Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari sebanyak 1.350 paket sembako, dengan 822 kepala keluarga (KK) menerima bantuan secara langsung pada hari itu.

“Secara keseluruhan, total bantuan sembako dari Pemprov Kepri mencapai 3.350 paket untuk masyarakat di Kota Tanjungpinang,” ungkap Mahadi.

Baca juga: Wagub Bangga Kafilah Kepri Harumkan Tanah Melayu di STQH Nasional

Adapun tahap berikutnya, penyaluran akan dilakukan di wilayah Bukit Bestari, Dompak, dan Tanjungpinang Kota pada bulan depan.

Mahadi menambahkan, secara total, program bantuan sembako tahun 2025 menyasar 8.350 penerima di seluruh Kepri, dengan sebaran antara lain, Tanjungpinang, 3.350, Kabupaten Lingga 3.700 paket, dan Karimun 1.300 paket.

“Penerima bantuan paket sembako ini adlah warga yang mauk dalam daftar Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),” ungkapnya.

Isi paket sembako terdiri dari beras, minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.

Program bantuan sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Kepri di bawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad untuk terus melindungi masyarakat rentan dan menjaga stabilitas sosial-ekonomi di daerah kepulauan.(ADV)

Editor: Brp

Pos terkait