Pemprov Kepri Kembali Usulkan 4 Pelabuhan Penangkap Ikan Terukur

Pemprov Kepri Kembali Usulkan 4 Pelabuhan Penangkap Ikan Terukur
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, TS. Arif Fadillah. Foto: Ismail.

Medianesia.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali mengusulkan empat pelabuhan sebagai pelabuhan penangkapan ikan terukur kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ke-4 pelabuhan itu yakni, dua pelabuhan di Karimun, dan masing-masing satu pelabuhan di Batam dan Tanjung Moco, Tanjungpinang.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjungpinang, TS Ariif Fadillah, mengungkapkan usulan ke-4 pelabuhan itu berdasaran dengan hasil penelitian tim ahli dari KKP yang menyelesaikan tugasnya di Kepri, belum lama ini.

Dimana, keberadaan pelabuhan penangkapan ikan terukur sangat diperlukan untuk meningkatkan sektor perikanan, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Bisnis perikanan harus memberi dampak positif terhadap masyarakat, misalnya harga ikan yang dijual relatif murah sehingga tidak menjadi salah satu pemicu inflasi,” ungkapnya, kemarin.

Saat ini, lanjut Ariif, ke-4 empat pelabuhan yang diusulkan tersebut, selama ini telah digunakan nelayan.

Namun, fasilitasnya masih perlu dibenahi. Menurut Asisten I Pemprov Kepri ini, fungsi pelabuhan ini sangat besar dalam meningkatkan produktivitas nelayan, sekaligus menekan inflasi akibat kenaikan harga ikan.

“Kenaikan harga ikan salah satunya dipicu biaya operasional yang tinggi akibat jarak yang jauh,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebelumnya Pemprov Kepri juga mengusulkan enam pelabuhan penangkapan ikan terukur di Kepri yang berada di Natuna, Kepulauan Anambas, Barek Motor di Bintan, Pulau Moro di Karimun, Barelang di Batam, dan Dompak di Tanjungpinang.

“Enam pelabuhan usulan kita itu sudah diterima oleh Kementerian KKP dan sudah ditetapkan sebagai pelabuhan penangkapan ikan terukur,” demikian Arif.

(ISM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *