Pemprov Kepri Fasilitasi 30 Orang Ikuti Program Magang di PT BAI

Pemprov Kepri Fasilitasi 30 Orang Ikuti Program Magang di PT BAI
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi meluncurkan program magang di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI). Foto: Diskominfo Kepri

Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi meluncurkan program magang di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI). Program ini diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi generasi muda dan mengurangi angka pengangguran.

Sebanyak 30 peserta terpilih akan menjalani magang selama tiga bulan di berbagai posisi strategis di PT BAI. Mereka akan mendapatkan pelatihan, pengalaman kerja langsung, dan sertifikat yang akan sangat bermanfaat untuk karir mereka di masa depan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara, saat meluncurkan program ini menekankan pentingnya pemagangan sebagai salah satu upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.

“Pelaksanaan pemagangan ini adalah yang pertama menggunakan dana APBD Provinsi Kepri. Semoga program ini dapat berjalan lancar dan memberi kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi,” ujar Adi.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Kepri, Mangara Simarmata, menjelaskan program pemagangan ini bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di PT BAI sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi para pencari kerja.

Para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat dan kesempatan bekerja di PT BAI.

Ia juga menambahkan, program ini dirancang sebagai upaya untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kepri yang tercatat sebesar 6,94% pada Februari 2024, dengan jumlah pengangguran mencapai 74.780 orang.

Sebanyak 30 peserta terpilih untuk menjalani pemagangan di berbagai posisi di PT BAI, seperti operator di Departemen Alumina dan PLTU.

Para peserta akan mendapatkan sejumlah fasilitas, termasuk uang saku, makan siang, BPJS Ketenagakerjaan, seragam, dan perlengkapan kerja.

“Peserta akan dilatih dengan target kelulusan 100%, dan diharapkan 90% dari lulusan pemagangan bisa langsung bekerja di PT BAI,” tambah Mangara.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari, menyampaikan dari 676 pelamar, hanya 30 yang diterima dalam program ini. Ia berharap agar kesempatan magang seperti ini dapat diperluas di masa mendatang.

PT BAI diproyeksikan akan membutuhkan sekitar 20.000 tenaga kerja, sementara saat ini baru sekitar 700 orang yang dipekerjakan.

“Ini membuka peluang besar bagi masyarakat Kepri untuk memperoleh pekerjaan yang layak di industri tersebut,” katanya.

Program ini juga didukung oleh Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Provinsi Kepri, Disnaker Kabupaten/Kota, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Program pemagangan dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, dari 1 September hingga 30 November 2024, dengan penempatan kerja langsung di PT BAI.**

Editor: Brp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *