Medianesia.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara resmi melantik 17 anggota Tim Khusus Gubernur Ansar Ahmad untuk pengendalian pencapaian target pembangunan.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara, di ruang rapat utama lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Kamis, 23 Januari 2025, sekitar pukul 11.30 WIB.
Pelantikan yang berlangsung tertutup ini disaksikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Korpri serta Inspektorat Provinsi Kepri.
Kepala BKD dan Korpri Kepri, Yeni Trisia Isabella, mengonfirmasi pelaksanaan pelantikan tersebut.
“Iya, pelantikan sudah dilaksanakan,” ujar Yeni melalui pesan singkat.
Adapun ke-17 nama tersebut, di antaranya, Sarafuddin Aluan, Nurdin Basirun, Mukhti, Nazaruddin, Ahmad Rivai, Hasriawadi, Suyono, Syarifah Normawati, dan Rini Fitrianti.
Lalu, Angelinus, Mulia Rindo Purba, Endri Sanopaka, Bismar Aprianto, Oksep, Gunawan Satary, Suryani, dan Basyaruddin Idris.
Namun, tidak semua anggota hadir dalam pelantikan. Salah satu yang absen adalah mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, yang tidak tampak di lokasi.
Menurut sumber di lapangan, acara pelantikan ini tidak diumumkan secara terbuka dan berlangsung tanpa kehadiran media.
Hal ini memicu beragam tanggapan dari masyarakat, mengingat peran Tim Khusus tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat dan terkesan hanya jadi ajang bagi-bagi jabatan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai tugas dan fungsi spesifik yang akan dijalankan oleh Tim Khusus tersebut. (Ism)
Editor: Brp





