Medianesia.id, Batam – Pemprov Kepri mengalokasikan dana Rp38,7 miliar untuk proyek lima dermaga apung yang tersebar di sejumlah daerah.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Junaidi menjelaskan dermaga apung telah dibangun di Tarempa dan Pantai Indah Kijang, tiga dermaga lain yang sedang dibangun adalah pelabuhan Kuala Maras di Letung, pelabuhan Penagi di Ranai, dan pelabuhan Selat Belia di Kundur.
Ia mengatakan dermaga apung dibangun menggunakan bahan HDPE (High Density Polyethylene).
“Karena ponton ini mengikuti tinggi air laut, jadi pasang dan surut air laut tidak jadi masalah kalau masyarakat mau naik atau turun kapal, masyarakat sangat senang sekali,” ujar Junaidi, Sabtu (16/12/2023).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berbagi pandangan mengenai pembangunan pelabuhan ini sebagai bagian integral dari visi dan misinya untuk mempercepat konektivitas antar pulau dan meningkatkan infrastruktur kawasan.
Ansar berharap, pelabuhan ini tidak hanya menjadi titik akses, melainkan juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Konektivitas bukan hanya soal menghubungkan pulau satu dengan yang lain, tetapi juga menghubungkan potensi-potensi di setiap wilayah. Kelancaran arus barang dan jasa sangat penting di Kepri yang sebagian besar wilayahnya adalah lautan. Ini adalah langkah untuk memajukan ekonomi,” ujar Ansar.(*/Brp)
Editor: Brp





