Pemkab Bintan berencana tutup kios BBM, Rumah Milenial : kenapa baru sekarang

Medianesia.id, Bintan – Rencana penutupan kios Bahkan Bakar Minyak yang ada di Kabupaten Bintan, yang mana kios tersebut sudah ada beberapa tahun belakangan ini terhitung sejak tahun 2014 silam, Senin (13/06)

Kebijakan tersebut dipertanyakan oleh Rumah milenial Indonesia Kepulauan Riau (Kepri) terkait rencana penutupan kios BBM oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

Pemerintah kabupaten bintan yang rencananya lakukan penutupan kios dibahas dalam rapat evaluasi penyaluran subsidi jenis solar pada 9 Juni 2022 lalu.

Wacana penutupan terebut justru belum diketahui oleh pedagang kios BBM dan juga tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada kios BBM bersubsidi ddi Bintan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur wilayah Rumah Milenial Indonesia kepri, Rimbun Purba mempertanyakan kebijakan pemkab bintan yang secara tiba tiba berencana akan menutup kios kios Bbm bersubsidi di kabupaten Bintan.

“Pedagang yang menjual BBM inti adalah warga Kabupaten Bintan, masa iya pejabatnya tidak memikirkan nasib masyarakat. Minimal berikan solusi terbaik dan jika memang menyalahi aturan kenapa tidak dari tahun 2014 lalu ditertibkan “, katanya.

Ia menyebutkan, Dalam perpres 191 tahun 2014 memang sudah dilarang adanya kios bbm, namun dirinya mempertanyakan mengapa baru saat ini akan ditertibkan.

” Selama ini berjalan kenapa dilakukan pembiaran, namun tiba tiba saat ini bakal dilarang, sebagai pejabat negara seharusnya bisa membaca peraturan yang ada sebelum bertindak “,terangnya.

Selain itu keberadaan kios kios bbm bersubsisi ini, sangat membantu bagi warga yang tinggal jauh dari pemukiman, apalagi bagi warga yang tidak mengerti sama sekali teknologi zaman kini, seperti penggunaan brizzi.

” Kalau memang tindakan ini ada pidana, kenapa dilakukan pembiaran, dan kenapa juga rekom kios juga selalu dikeluarkan hingga kini, kalau gitu pidakan yang memberi rekom karena sudah merugikan perekonomian negara “, tuturnya.(Yuli)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *